Jumat, 01 Maret 2013

LOMBA MENULIS CERPEN LPM EDUKASI 2013


Lembaga Pers Mahasiswa Edukasi Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang menggelar Lomba Menulis Cerpen Tingkat Mahasiswa se-Indonesia 2013.

Persyaratan

1. Peserta adalah mahasiswa D3/S1 perguruan tinggi di Indonesia,

2. Peserta hanya diperbolehkan mengirimkan 1 (satu) naskah cerpen terbaiknya,

3. Tema Cerpen BEBAS,

4. Naskah cerpe
...n merupakan karya sendiri, bukan terjemahan, saduran, atau plagiat,
5. Naskah cerpen belum pernah dipublikasikan di media massa, baik cetak maupun elektronik, serta tidak sedang diikutkan dalam lomba/sayembara lain,

6. Panjang cerpen 5-10 halaman,

7. Naskah cerpen diketik menggunakan huruf Time News Roman, 12 pt, spasi 1.5, margin 3, 3, 3, 3, ukuran kertas A4,

8. Biodata penulis dilampirkan pada halaman terakhir naskah, dan tidak lebih dari satu halaman,

9. Lampirkan hasil scan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) atau surat keterangan lain yang menyatakan bahwa peserta adalah mahasiswa D3/S1,

10. Naskah cerpen dikirim paling lambat 30 April 2013, Pukul 24.00 WIB, (LOMBA INI TANPA BIAYA PENDAFTARAN! G R A T I S!)

11. Naskah cerpen dikirim (attach files, bukan di body e-mail) ke alamat e-mail: lombacerpenedukasi@gmail.com. Tulis judul e-mail dan file naskah cerpen dengan format: Nama Penulis-Judul Cerpen-Perguruan Tinggi.

12. Naskah cerpen yang dikirim menjadi milik panitia, dan hak cipta tetap pada penulis,

13. Pengumuman nominasi pemenang pada minggu kedua bulan Mei 2013, di website: lpmedukasi.com,

14. Dewan juri akan memilih 20 naskah terbaik (Juara I, II, III, dan 17 nomine) yang akan dibukukan dalam antologi cerpen pemenang,

15. Keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu-gugat.

Hadiah

Juara I uang tunai Rp 1.000.000,- + Sertifikat Juara I + 3 eksemplar buku antologi cerpen pemenang

Juara II uang tunai Rp 750.000,- + Sertifikat Juara II + 3 eksemplar buku antologi cerpen pemenang

Juara III uang tunai Rp 500.000,- + Sertifikat Juara III + 3 eksemplar buku antologi cerpen pemenang

17 nomine mendapatkan sertifikat + 2 eksemplar buku antologi cerpen pemenang


Pengumuman Juara dan Pemberian Hadiah Akan Diberikan dalam Acara "Seminar Pendidikan LPM Edukasi 2013", yang akan digelar pada minggu keempat bulan Mei 2013.


Dewan Juri

1. S Prasetyo Utomo (Cerpenis, Dosen Penulisan Kreatif IKIP PGRI Semarang),

2. Yusuf Purnomo (Sastrawan dari Semarang),

3. Taufik Krisna (Direktur Beranda Sastra Edukasi 2004/2005).


Kontak Panitia

085742941113 (Hendra Saputra)

085727129344 (Inayah Az-Zahra)


Sekretariat: Kantor LPM Edukasi Pusat Kegiatan Mahasiswa Lt. II Kampus II IAIN Walisongo Semarang.

Sabtu, 09 Februari 2013

The Part Of Love, order yuukkk

 http://youtu.be/6mKSzxj6OdU


Buku-buku hasil perjuangan jemariku...yuk di order

1. Antalogi Kumpulan Cerpen Cinta Sedarah
2. Antalogi Kumcer Iris Hitam
3. Kumpus Melukis Rindu di Kanvas Biru
4. Antalogi Krispi Asma Nadia Inspirasiku
5. Antalogi Kumpus Traktat Cinta dan Dosa Dalam Dendam
6. Antalogi Kumpus Tejasvara
7. Antalogi Parade Pena Berkisah
8. Antalogi Puisi Senandung Alam

Jumat, 08 Februari 2013

14Febuary, Untukmu.

Bismillahirahhmanirahhim...Numpang lewat all
Alhamdulillah yang aku tunggu datang juga..kumpulan puisi tunggalku yang pertama kalinya :)

Telah Terbit di Indie Publishing

Judul : Melukis Rindu di Kanvas Biru
Penulis : Desty Dasril
Penerbit Indie Publishing
Setting dan Layout : Indie Publishing
ISBN : 978-602-7770-46-1
Harga : 35.000 (Belum termasuk ongkir)

Kalo ada yang berminat silakan hubungi faceboo Merangkai Bintik Pelangi
Selamat menikmati ~

Rabu, 07 November 2012

Cinta di Ujung Jari

" Masih saja kau memburu luka, sedangkan kau tahu sejenak saja kau lengah dia akan berbalik menerkammu." Mata bulat dan bening itu memberinya sebuah peringatan. Peringatan yang tiap kali dia lihat saat kerinduan menjadi api paling bara di dadanya. Mungkin hujan yang di tunggu tak akan padamkan.

" Aku hanya ingin menatapnya hingga memutih nanah." Gadis manis dengan tatap setajam pecahan karang itu...
menjawab. Keteguhan itu tergambar antara sebuah keikhlasan dan juga pertahanan. Mungkin terkadang hatinya berperang serupa senja di mangsa malam.

" Lihat di kedalaman hati kau, Nesya. Lukamu sungguh sudah rengkah, tapi tak jua kau akui itu, wajahmu kian pias dan tiap senja kau selalu menatap gelembung awan. Apa yang kau harapkan. Buat apa lagi kau menatapnya. Menatap luka ."

" Aku menginginkan langit runtuh menimpaku, dan aku mati kemudian." Lalu gadis yang di sebut Nesya berpaling dan satu senyuman sinis tergambar dari lengkungnya yang semula mengalahkan model iklan pasta gigi.

"Kau terlalu bodoh Nesya. Kau bodoh mau berdiri di atas altar cinta buta. Kau lihat di sana ada lelaki yang menunggumu dengan setia tapi kenapa kau malah menunggu Haikal yang jelas-jelas akan berlalu dari hadapanmu, Nesya." Suara perempuan kedua itu meninggi. Sepertinya Ia tak rela gadis yang bernama Nesya itu luka. Terlalu lama.

" Ini bukan urusanmu, Anggun. Kau tak akan paham bagaimana rasanya aku pada Haikal, kau juga tak kan paham aku mencintainya bukan seperti kau dan mereka pikirkan." Lalu pupilnya mengecil sebuah sunggingan kecil membias di wajahnya. Anggun melangkah jauh dengan itu dia tahu sahabatnya luka telah begitu parah.

*to be continue

Timer

About

Seseorang yang sedang belajar menulis, masih belajar dan terus belajar.

The Visitor of My Blogs

Flag Counter